
Sekitar 40 tahun lalu, pizza mulai diperkenalkan di Indonesia. Meskipun awalnya dianggap makanan asing, roti bulat ber-topping ini berhasil masuk ke lidah orang Indonesia. Bahkan, pizza kini menjadi salah satu makanan cepat saji paling populer di tanah air. Bagaimana sejarah masuknya pizza di Indonesia? Mari kita bahas!
Sejarah Pizza di Indonesia
Pizza pertama kali masuk ke Indonesia pada tahun 1984, di era pemerintahan Presiden Soeharto. Ini dibawa oleh sebuah perusahaan waralaba dari Amerika Serikat. Gerai pertama dibuka di kawasan elit di Djakarta Theater, Jakarta Pusat. Pada awalnya, pizza dianggap makanan mewah, mahal dan asing. Ini hanya dikonsumsi oleh kalangan tertentu, seperti orang-orang kelas menengah ke atas, dan orang asing yang memang sudah familiar dengan pizza. Menariknya, karena pizza diperkenalkan oleh perusahaan Amerika, maka jenis pizza yang awalnya kita tau adalah pizza Amerika, bukan pizza khas Italia. Apa bedanya? Pizza Amerika memiliki karakter khas berupa kulit lebih tebal dan padat, dengan topping berlimpah, seperti pepperoni, sosis, jamur, dan daging. Di sisi lain, pizza Italia memiliki kulit tipis dan renyah, serta fokus ke bahan-bahan segar. Toppingnya pun sederhana, yaitu hanya mozzarella, basil, dan tomat. Namun, seiring meningkatnya popularitas pizza di tanah air, pizza Italia juga mulai diperkenalkan. Pizza ini menarik pelanggan dengan cita rasanya yang otentik dan proses pemanggangannya yang menggunakan tungku. Beberapa restoran juga menggunakan bahan-bahan asli yang didatangkan dari Italia.

Adaptasi Rasa di Lidah Orang Indonesia
Untuk membuat pizza di Indonesia lebih mudah diterima oleh semua kalangan, makanan ini mengalami adaptasi rasa. Misalnya, muncul vizza dengan varian sambal lokal, seperti sambal dabu-dabu, sambal bawang, sambal matah, dan sambal cabai hijau. Cita rasanya pun juga disesuaikan, contohnya pizza balado, pizza oncom, pizza sate ayam dan pizza rendang. Adaptasi ini membuat pizza terasa lebih dekat dengan selera masyarakat, sehingga popularitasnya terus meningkat. Selain itu, restoran yang menjual pizza juga semakin menjamur. Bukan hanya merek internasional, tapi banyak juga brand lokal, dengan rasa yang tak kalah lezatnya. Bahkan ada juga versi kaki lima yang lebih terjangkau.
Rekomendasi Tepung Terbaik untuk Pembuatan Pizza
Jika Anda sedang mencari ide bisnis makanan yang menjanjikan, pizza bisa menjadi pilihan yang sangat menarik. Ini disukai banyak orang dan mudah dikreasikan. Untuk menghasilkan pizza yang lembut, elastis, dan mudah dibentuk, Anda membutuhkan tepung terigu protein tinggi yang stabil dan konsisten. Anda bisa menggunakan tepung terigu Kantil atau Aster dari PT Manunggal Perkasa. Kedua tepung ini merupakan tepung berprotein tinggi yang sangat cocok untuk membuat adonan pizza berkualitas, baik untuk usaha skala UMKM maupun produksi besar.

0 Komentar