Cara Membuat Pizza yang Lebih Sehat dan Tetap Lezat

2 Januari 2026

0

Banyak orang menganggap pizza sebagai makanan tidak sehat karena tinggi kalori, natrium dan lemak jenuh. Tidak heran jika makanan lezat ini sering masuk daftar guilty pleasure. Tapi sebenarnya, pizza yang lebih sehat sangat mungkin dibuat. Caranya dengan melakukan penyesuaian teknik pembuatan, bahan dan topping.

Dengan begitu, Anda bisa menikmati setiap gigitan tanpa merasa bersalah. Ini juga bisa jadi ide jualan yang menjanjikan, karena memberikan rasa aman bagi yang mengonsumsinya. Mari kita bahas bagaimana cara membuat pizza jadi lebih ramah untuk tubuh tapi tetap lezat. 

Profil Nutrisi Pizza

Secara umum, satu potong pizza standar mengandung 200-400 kalori, atau sekitar 10 hingga 20% dari kebutuhan kalori harian orang dewasa. Berikut kandungan gizi rata-rata pada satu potong regular cheese pizza:

  • Kalori: 200-400 kcal
  • Protein: 12-15 gram
  • Karbohidrat: 36 gram
  • Lemak: 10-14 gram
  • Natrium: 600-900 mg

Jumlah kalori pada pizza dipengaruhi oleh ketebalan crust, banyaknya keju, serta pilihan topping yang digunakan. Misalnya, pizza sehat dengan crust tipis dan topping sayuran mungkin hanya mengandung sekitar 200 kalori per potong, sedangkan yang berisi daging olahan bisa mencapai 400 kalori.

Dengan kata lain, perubahan kecil pada bahan dan cara memasak dapat membuat pizza lebih sehat tanpa mengurangi kelezatannya.

Cara Membuat Pizza Lebih Sehat

Berikut beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk membuat pizza jadi makanan yang lebih sehat:

1. Gunakan Teknik Slow Fermentation

Slow fermentation adalah proses fermentasi adonan yang berlangsung lama, biasanya sekitar 24 hingga 48 jam. Proses fermentasi ini memungkinkan ragi bekerja lebih optimal dalam memecah karbohidrat dan protein gluten. Hasilnya, pizza jadi lebih mudah dicerna dan tidak membuat lonjakan gula darah, seperti yang disebabkan adonan yang diproses cepat.

Selain itu, adonan slow fermentation biasanya dibuat tanpa tambahan gula, tanpa pelembut, dan tanpa bahan pengawet. Rasanya juga lebih kaya dan mengeluarkan aroma khas yang menggoda.

2. Tambahkan Lebih Banyak Sayuran

Menambahkan lebih banyak sayuran adalah cara paling mudah mengubah pizza biasa menjadi makanan sehat. Sayuran mengandung serat, vitamin, mineral, dan antioksidan tanpa menambah banyak kalori.

Beberapa jenis sayuran yang cocok untuk pizza adalah paprika, bayam, jamur, tomat dan jagung manis.

3. Hindari Daging Olahan

Daging olahan umumnya tidak sehat karena mengandung tinggi garam, lemak, dan bahan pengawet. Beberapa contoh daging olahan adalah pepperoni, sosis dan smoked beef. Jadi, untuk membuat pizza sehat, hindari topping ini.

Sebagai gantinya, Anda bisa bisa menggunakan dada ayam panggang, ham tanpa lemak (secukupnya saja), seafood seperti udang atau tuna, serta protein nabati seperti tempe panggang dan jamur portobello.

4. Gunakan Saus yang Lebih Sehat

Saus adalah “jebakan” tersembunyi pada pizza. Banyak saus kemasan yang mengandung gula tambahan, natrium tinggi, dan bahan pengawet. Untuk membuat pizza lebih sehat, Anda bisa menggunakan saus tomat atau saus alfredo buatan sendiri. Jika ingin lebih sehat lagi, gunakan minyak zaitun.

5. Pilih Keju yang Rendah Lemak

Keju sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari pizza. Tapi, jika Anda menginginkan pizza yang lebih sehat, pertimbangkan untuk mengurangi keju. Pilihan yang lebih bijak adalah menggunakan keju rendah lemak seperti mozzarella low-fat dan ricotta low-fat.

6. Masukkan Lemak Sehat

Tidak semua lemak adalah lemak jahat. Apalagi, tubuh tetap membutuhkan lemak sehat untuk menjaga fungsi hormon, kesehatan otak, dan penyerapan vitamin. Beberapa pilihan lemak sehat yang bisa Anda tambahkan sebagai topping pizza adalah minyak zaitun, ikan teri dan alpukat.

Rekomendasi Tepung untuk Jualan Pizza

Saat membuat pizza, kualitas tepung terigu sangat berpengaruh pada hasil akhir, terutama jika Anda menggunakan teknik slow fermentation. Jika proteinnya terlalu rendah atau tidak konsisten, struktur gluten tidak akan mampu menahan fermentasi lama.

PT Manunggal Perkasa, produsen tepung terigu terpercaya di Indonesia, menyediakan tepung berkualitas tinggi. Dua merk andalan kami, Kantil dan Aster, telah digunakan oleh banyak pengusaha bakery dan pastry di berbagai kota, terutama di Pulau Jawa. Dengan menggunakan tepung ini, Anda akan menghasilkan pizza yang lembut.

0 Komentar