Tips Penggunaan Telur dalam Pembuatan Roti agar Hasilnya Maksimal

7 Januari 2026

0

Penggunaan telur dalam roti memiliki peranan penting. Bahan ini berperan sebagai emulsifier alami yang membantu mencampurkan lemak dan cairan agar adonan halus. Hal ini membuat roti lebih lembut, empuk, dan tidak cepat kering. Selain itu, rasanya juga lebih gurih dan kaya. Tapi untuk mendapatkan semua manfaat ini, ada triknya. Berikut beberapa tips penggunaan telur dalam adonan roti agar hasilnya maksimal:

1. Pilih Telur Berkualitas

Telur segar dan berkualitas memiliki protein dan struktur yang lebih baik. Protein ini menciptakan kerangka yang kokoh dalam adonan, memungkinkannya menahan gas yang dihasilkan oleh ragi. Hasilnya, roti akan lebih bervolume dan tidak mudah amblas setelah dipanggang.

2. Gunakan Telur Suhu Ruang

Jika Anda menyimpan telur di kulkas, jangan menggunakannya ke adonan dalam keadaan dingin. Sebaiknya, keluarkan telur dari lemari pendingin sekitar 30-60 menit sebelum digunakan. Mengapa? Karena telur yang dingin dapat menghambat pencampuran adonan dan memperlambat proses fermentasi.

3. Jumlah Telur yang Tepat

Telur mengandung air dalam jumlah cukup tinggi. Semakin banyak telur yang Anda gunakan, semakin lembek dan lengket adonannya. Untuk itu, Anda perlu menyesuaikan jumlah cairan lain dalam resep.

Mengenai jumlahnya, untuk resep roti biasa, seperti roti manis atau roti tawar, menggunakan 1 hingga 2 butir telur (ukuran sedang) untuk setiap 500 gram tepung terigu. Tapi, untuk jenis roti yang sangat lembut dan memiliki kandungan lemak tinggi, seperti brioche, takaran telurnya bisa jauh lebih banyak. Untuk 500 gram tepung, penggunaan telur bisa mencapai 3 hingga 6 butir telur.

4. Pakai Kuningnya Saja

Untuk jenis roti tertentu yang membutuhkan tekstur lembut, seperti brioche, roti manis, dan donat, sebaiknya gunakan kuning telur saja! Kuning telur mengandung lemak tinggi, yang berfungsi sebagai pelembut alami dalam adonan roti. Di sisi lain, putih telur akan membuat teksturnya jadi cenderung kenyal.

5. Teknik Pencampuran yang Tepat

Agar telur tercampur merata dalam adonan, sebaiknya kocok telur terlebih dahulu bersama bahan basah lainnya sebelum dicampurkan ke bahan kering. Jika Anda menggunakan active dry yeast, sebaiknya biarkan ragi mekar dan aktif terlebih dahulu, kemudian masukkan telur. Metode ini mencegah gangguan pada proses aktivasi ragi dan memastikan struktur adonan terbentuk secara maksimal.

6. Oleskan ke Permukaan Roti

Selain dicampur dalam adonan, telur juga biasa digunakan sebagai bahan olesan (egg wash). Sapuan tipis telur di permukaan roti sebelum dipanggang akan menghasilkan kilau keemasan, dan mempertegas warna kerak. Olesan ini juga membantu topping seperti wijen atau keju menempel lebih baik.

Gunakan Tepung Berkualitas untuk Hasil Lebih Konsisten

Selain menerapkan tips penggunaan telur dalam roti, kualitas tepung yang Anda gunakan juga sangat menentukan hasil akhir. Untuk Anda pelaku usaha bakery, pastikan selalu menggunakan tepung terigu dengan kandungan protein tinggi dan bertekstur halus.

PT Manunggal Perkasa bisa menjawab kebutuhan ini! Produk kami diproses dari gandum keras berkualitas, dengan kandungan protein hingga 13,5%, yang bisa menghasilkan adonan yang kuat dan elastis. Sangat ideal untuk membuat roti, dan makanan lainnya yang membutuhkan tekstur kenyal seperti mie dan pasta

0 Komentar