
Sandwich bisa jadi sehat ataupun tidak sehat, tergantung bahan-bahannya. Jika itu berisi daging olahan, keju dan mayones, makanan ini jadi tidak sehat. Tapi, ada banyak cara untuk membuatnya jadi menu yang lebih seimbang dan bergizi. Kuncinya adalah memilih bahan yang tinggi nutrisi, seperti serat, protein, vitamin, serta rendah lemak jenuh, natrium, dan gula tambahan. Dalam artikel ini, kami akan memberikan panduan cara membuat sandwich yang sehat dan seimbang.
Cara Membuat Sandwich yang Sehat

1. Tambahkan Buah atau Sayuran
Buah dan sayuran mengandung serat, vitamin, dan mineral yang baik untuk kesehatan, seperti memperlancar pencernaan dan meningkatkan daya tahan tubuh. Sayuran juga menambah rasa segar dan memberikan tekstur renyah pada sandwich.
Untuk pilihan sayurnya, selain selada dan tomat, sebaiknya tambahkan sayuran berdaun hijau gelap seperti bayam atau kale. Anda juga dapat menambahkan mentimun, wortel, paprika, bawang bombay, lobak, atau alpukat.
Jika ingin lebih unik dan renyah, tambahkan buah-buahan segar seperti irisan melon, melon madu, pir, dan apel.
2. Gunakan Olesan yang Lebih Sehat
Banyak resep menggunakan olesan mayones, padahal saus ini berkalori tinggi. Sebagai alternatif yang lebih sehat, Anda bisa menggantinya dengan hummus, minyak zaitun, Greek yogurt, dan mustard. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan alpukat. Meskipun tinggi lemak, alpukat adalah jenis lemak tak jenuh tunggal yang sehat.
3. Pilih Protein Rendah Lemak
Gunakan protein sehat seperti dada ayam panggang, ikan salmon atau tuna kalengan, telur rebus atau telur orak-arik, dan tahu atau tempe panggang. Anda juga bisa menggunakan selai kacang atau kacang rebus yang dihaluskan.
4. Makan Porsi yang Lebih Kecil
Hindari sandwich porsi jumbo dan pilihlah porsi yang lebih kecil. Mengapa? Karena sandwich yang besar mengandung kalori yang lebih tinggi. Atau, jika roti lapisnya tebal, disarankan menyisihkan bagian atas atau bawahnya agar ukurannya jadi lebih ramping.
5. Pilih Roti yang Tepat
Salah satu cara membuat sandwich yang sehat sekaligus mengenyangkan adalah dengan memilih roti yang tinggi serat. Contohnya adalah roti gandum utuh dan roti multigrain. Pilihan ini akan membuat Anda merasa kenyang lebih lama. Opsi sehat lainnya adalah sourdough. Roti ini dianggap sehat karena difermentasi secara alami dan rendah gula.
Hal yang Tidak Boleh Dilakukan agar Sandwich Lebih Sehat

Untuk membuat sandwich yang benar-benar sehat, ada beberapa bahan yang sebaiknya Anda hindari, terutama untuk bumbu dan topping, di antaranya:
1. Hindari Daging Olahan
Daging olahan seperti salami, sosis, dan bacon memang merupakan isian sandwich yang paling praktis. Tapi, daging olahan umumnya mengandung banyak lemak, tinggi natrium, dan pengawet. Lemak jenuh dan natrium dapat meningkatkan risiko kanker, obesitas , dan penyakit jantung.
2. Jangan Gunakan Keju Berlapis-lapis
Keju slice pabrikan biasanya mengandung lemak jenuh dan natrium yang tinggi. Jika Anda menambahkan dua atau tiga lembar ke dalam sandwich, maka itu bisa menambah banyak kalori dan lemak dalam sekejap.
Sebaiknya, gunakan keju hanya sebagai garnish, bukan sebagai isian utama. Pilihlah keju yang lebih sehat dan beraroma kuat seperti keju feta atau mozzarella rendah lemak dalam jumlah sedikit. Atau, Anda bisa menghindari keju sama sekali dan beralihlah pada olesan sandwich yang lezat, seperti hummus.
3. Jangan Menggoreng Isiannya
Isian berbasis goreng, seperti ayam crispy atau telur ceplok bisa menambah kalori dan lemak tidak sehat. Sebaiknya, pilih metode memasak yang lebih sehat seperti memanggang, merebus, atau grill.
Tepung Terigu Berkualitas untuk Pelaku Usaha
Jika Anda menjalankan usaha bakery, cafe, katering, atau restoran yang menyediakan roti atau sandwich, kualitas tepung terigu merupakan salah satu kunci sukses. Tepung terigu yang baik akan membuat roti lebih lembut, konsisten, dan lebih tahan lama.
Inilah mengapa banyak pelaku bisnis mempercayakan kebutuhan mereka kepada PT Manunggal Perkasa. Kami menawarkan berbagai varian tepung terigu, termasuk tepung protein tinggi, dengan kadar protein hingga 13,5%, yang sangat cocok untuk pembuatan roti.

0 Komentar