Sejarah dan Penyebaran Burger: Dari Bangsa Mongol, Lalu ke Jerman, hingga AS

12 Januari 2026

0

Burger adalah hidangan berupa roti bulat diiris dua dan diberi isian patty. Nama aslinya sebenarnya hamburger, tapi lebih sering disebut burger. Kata “ham” ini sendiri bukan berarti daging asap, melainkan nama kota di Jerman, asal muasal isian burger. Lebih menarik lagi, akar kuliner ini justru tidak dimulai dari Jerman, melainkan dari Bangsa Mongol. Mari kita telusuri sejarah burger dan penyebarannya ke berbagai negara.

Asal Usul Burger: Dari Mongol ke Rusia dan Jerman

Sejarah burger berakar dari Bangsa Tartar (Mongol) pada abad ke-13. Bangsa Mongol dikenal sebagai penakluk ulung yang bisa menunggang kuda berhari-hari tanpa turun. Untuk mengatasi keterbatasan waktu memasak, mereka mengembangkan metode unik, yaitu menaruh potongan daging mentah di bawah pelana kuda. Gesekan dan tekanan selama perjalanan membuat daging tersebut lunak dan mudah dimakan.

Ketika mereka memasuki Rusia pada abad ke-13, kebiasaan ini ikut terbawa. Orang Rusia kemudian mengadopsi hidangan tersebut, memodifikasinya dengan memberi bawang cincang, telur, dan rempah, lalu menamainya Steak Tartare. Nama ini diambil dari Tartar, sebutan untuk Bangsa Mongol.

Pada abad ke-18, resep daging cincang masuk ke Hamburg, Jerman. Ini dibawa oleh para pelaut Eropa. Namun orang Jerman tidak menyukai daging mentah jadi mereka memasaknya. Hidangan ini pun diberi nama Hamburg Steak. Hamburg steak inilah yang menjadi cikal bakal sejarah burger modern.

Sejarah Burger Modern di Amerika Serikat

Memasuki abad ke-19, banyak imigran Jerman datang ke Amerika Serikat. Mereka membawa resep Hamburg Steak. Resep ini kemudian mengalami transformasi, yaitu dimasukkan ke dalam roti. Sehingga, terciptalah hamburger modern seperti yang kita kenal sekarang.

Namun, siapa penciptanya? Tidak ada yang tahu pasti, karena ada banyak klaim mengenai hal ini, termasuk:

1. Charles Nagreen, Wisconsin, 1885

Charles Nagreen adalah seorang remaja berusia 15 tahun. Dia menjual meatball di sebuah festival. Tapi karena pembeli kesulitan memakan makanan tersebut sambil berjalan, ia menekan meatball hingga jadi pipih dan menyelipkannya di antara dua irisan roti. Ia pun menamai hidangan itu hamburger.

2. Menches Brothers, Hamburg, New York

Versi lain menyebutkan Frank dan Charles Menches sebagai pencipta burger. Saat berjualan sandwich di sebuah festival, mereka kehabisan daging babi untuk membuat sosis. Mereka kemudian menggantinya dengan daging sapi cincang dan pelanggan menyukainya. Karena festival tersebut berlangsung di kota Hamburg, New York, mereka menamainya hamburger.

3. Delmonico’s, New York, 1873

Ada dokumen yang menyebut bahwa hamburg steak, baik dalam versi mentah, diasap, atau yang digoreng, sudah disajikan di restoran Delmonico’s di New York pada tahun 1870-an. Menu restoran tersebut pada tahun 1873 bahkan mencantumkan hamburg steak dengan harga 11 sen, yang cukup mahal pada masa itu.

Tapi, dari berbagai klaim tersebut, satu hal yang konsisten ialah Amerika Serikat merupakan tempat lahirnya burger modern.

Penyebaran Global: Dari Ikon Amerika Menjadi Makanan Dunia

Pada tahun 1950-1960-an, restoran cepat saji mulai bermunculan. Raksasa-raksasa fast-food muncul dan berkembang secara agresif, membawa budaya makan cepat ala Amerika ke seluruh dunia. Melalui jaringan inilah sejarah burger semakin meluas dan menjadi bagian dari budaya kuliner global.

Ketika masuk ke berbagai negara, burger mengalami modifikasi sesuai selera lokal. Misalnya, di Jepang ada burger dengan saus teriyaki. Di Korea ada bulgogi burger. Sementara di Indonesia, kita bisa menemukan varian sambal roa, tempe, hingga rendang.

Manunggal Perkasa Mendukung Pebisnis Kuliner Dengan Tepung Terigu Berkualitas

Jika Anda adalah pebisnis kuliner, khususnya yang bergerak di bidang burger, tentu Anda paham bahwa kualitas bahan baku memengaruhi rasa akhir. Patty yang lezat saja tidak cukup, rotinya juga harus  lembut dan kokoh. Produk tepung dari PT Manunggal Perkasa bisa jadi pilihan ideal untuk bisnis Anda. Kami menyediakan tepung terigu berkualitas dan halal yang cocok untuk produksi roti burger (bun), roti manis, dan produk pastry.

0 Komentar