Tepung Terigu Protein Tinggi vs Rendah: Perbedaan dan Penggunaannya

14 Juni 2024

0

Tepung terigu protein tinggi dan protein rendah adalah dua jenis tepung yang umumnya tersedia di pasaran. Seperti namanya, perbedaan utama antara keduanya terletak pada kandungan proteinnya. Perbedaan kandungan protein ini menghasilkan tekstur dan karakteristik yang berbeda pada makanan yang dihasilkan. Oleh karena itu, penting untuk memilih jenis tepung terigu yang tepat sesuai dengan hidangan yang akan Anda buat. Berikut perbedaan dan penggunaan tepung terigu protein tinggi dan protein rendah :
Perbedaan Tepung Terigu Protein Tinggi dan Protein Rendah
Tepung terigu protein tinggi mengandung lebih banyak protein, yang membuatnya ideal untuk membuat roti dan kue yang mengembang dengan baik. Di sisi lain, tepung terigu protein rendah memiliki kandungan protein yang lebih rendah. Tepung ini cenderung menghasilkan produk akhir yang lebih lembut dan ringan. Kandungan protein dalam tepung terigu mengacu pada jumlah gluten yang terkandung di dalamnya. Gluten adalah protein yang terbentuk ketika tepung terigu dicampur dengan air. Gluten inilah yang memberikan elastisitas, kekenyalan dan struktur pada adonan roti dan kue. Menurut Departemen Pertanian AS (USDA), tepung terigu protein tinggi mengandung protein 12,5-14,5%, sementara tepung protein rendah memiliki kandungan protein 8,7-11,8%.

Penggunaan Tepung Terigu Protein Tinggi dan Protein Rendah
Tepung terigu protein tinggi ideal untuk membuat roti, pizza, mie basah, donat, croissant, aneka pastry dan macam-macam roti lainnya, karena menghasilkan adonan yang kuat dan elastis, serta dapat mengembang dengan baik. Sebaliknya, tepung terigu protein rendah akan menghasilkan adonan yang lebih halus dan mudah hancur, sehingga lebih ideal untuk membuat kue kering, martabak, bolu, dan gorengan karena menghasilkan tekstur yang lebih lembut dan renyah.
Selain itu, tepung terigu protein rendah juga sering digunakan dalam pembuatan saus, pencelup, atau adonan yang tidak memerlukan struktur gluten yang kuat. Agar lebih mudah dipahami, berikut tabel perbedaan tepung terigu protein tinggi dan rendah :

Dengan memahami perbedaan antara tepung terigu protein tinggi dan tepung terigu protein rendah, Anda dapat memilih jenis tepung yang tepat untuk kebutuhan Anda dan menghasilkan hidangan yang lezat dan sempurna. Oleh karena itu, penting untuk membaca label kemasan tepung terigu dan memperhatikan kadar proteinnya. Namun perlu diperhatikan bahwa kandungan protein dan karakteristik setiap tepung berprotein tinggi dapat berbeda-beda tergantung merek dan proses penggilingan yang dapat mempengaruhi hasil, seperti volume, warna, tekstur, atau rasa. Untuk memastikan Anda mendapatkan tepung terigu berkualitas tinggi yang sesuai dengan kebutuhan masakan Anda, memilih merk yang terpercaya dan memiliki reputasi baik dalam industri adalah kunci pentingnya.

Salah satu produsen tepung terigu terkemuka di Indonesia adalah PT Manunggal Perkasa, yang menawarkan berbagai jenis tepung terigu, baik dengan kandungan protein tinggi maupun rendah, yang telah teruji dan diakui oleh banyak pengguna. KANTIL adalah tepung terigu protein tinggi milik PT Manunggal Perkasa, dengan kandungan protein 12% – 13,5%, sementara BAKUNG adalah tepung terigu protein rendahnya, dengan kandungan protein 8,5 % – 10,5 %. (pj/mkt)

0 Komentar