
Gorengan adalah jajanan populer di Indonesia. Teksturnya yang renyah dan bunyi kriuk saat digigit memberikan sensasi kepuasan tersendiri. Tapi, banyak gorengan cepat melempem setelah disimpan selama beberapa jam. Untuk mencegah hal ini terjadi, yuk simak tips membuat gorengan renyah dan tetap garing meski sudah dingin!
1. Gunakan Tepung Protein Rendah
Pemilihan jenis tepung dapat memengaruhi hasil akhir gorengan. Tepung terigu sendiri terbagi atas tiga jenis, yaitu tepung protein rendah, tepung serbaguna, dan tepung protei tinggi.
Untuk tips membuat gorengan renyah, gunakan tepung terigu protein rendah. Kenapa? Karena tepung protein rendah menghasilkan gluten yang lebih sedikit. Semakin sedikit gluten yang terbentuk, semakin kecil kemungkinan gorengan menjadi lembek atau melempem.
Untuk pilihan tepungnya, Anda bisa menggunakan Tepung Dahlia dan Tepung Bakung dari PT Manunggal Perkasa. Kedua produk ini memiliki kadar protein 8,5% yang cocok untuk aneka gorengan, seperti bakwan, tahu isi, pisang goreng, dll.
2. Tambahkan Sedikit Tepung Non-Gluten
Jangan hanya mengandalkan tepung terigu saja. Jika ingin lebih renyah lagi, coba tambahkan sedikit tepung non gluten, seperti tepung beras dan tepung maizena.
Tepung beras akan memberikan efek kriuk yang lebih keras dan tahan lama. Tekstur gorengan juga jadi lebih kokoh, tidak cepat lembek meski sudah beberapa jam. Sementa itu, tepung maizena akan memberikan tekstur renyah dan membuat warna gorengan yang lebih cantik dan keemasan.

3. Gunakan Air Es atau Air Soda
Saat membuat adonan basah, gunakan air es atau air soda (carbonated water) yang dingin. Mengapa harus dingin? Karena suhu rendah menghambat pembentukan gluten berlebihan. Kalau gluten terbentuk terlalu banyak, gorengan akan cepat melempem. Sementara itu, air soda bisa memberikan efek tambahan berupa gelembung udara dalam adonan, sehingga hasil gorengan lebih ringan dan bertekstur.
4. Tambahkan Agen Pengembang
Tambahkan sedikit baking powder dalam adonan. Bahan pengembang ini membantu menciptakan rongga udara dalam lapisan tepung, sehingga jadi kriuk saat digoreng. Selain baking powder, Anda juga bisa menggunakan air kapur sirih. Tips membuat gorengan renyah ini sebenarnya teknik klasik yang sudah digunakan sejak dulu, tapi cukup efektif.
5. Biarkan Adonan Istirahat
Setelah semua bahan tercampur, jangan langsung menggoreng. Diamkan adonan selama 5-10 menit. Hal ini akan membuat adonan lebih stabil saat digoreng. Hasilnya, lapisan tepung lebih konsisten dan renyahnya pun lebih maksimal.
6. Teknik Menggoreng yang Tepat
Bahan sudah benar, adonan sudah pas, sekarang saatnya menggoreng dengan teknik yang benar. Masukkan gorengan saat minyak benar-benar panas. Jika minyak kurang panas, gorengan akan menyerap terlalu banyak minyak dan menjadi lembek.
Selain itu, jangan mengisi wajan sampai terlalu penuh. Hal ini akan menurunkan suhu minyak secara drastis, yang membuat gorengan jadi berminyak dan cepat melempem.
Untuk hasil maksimal, goreng gorengan dua kali. Caranya, goreng sampai setengah matang terlebih dahulu. Angkat dan tiriskan sebentar. Kemudian goreng kembali dengan api sedikit lebih besar, hingga gorengan terlihat cokelat keemasan. Teknik ini membantu mengeluarkan sisa uap air dan membuat tekstur jauh lebih renyah serta tahan lama.

7. Proses Penirisan yang Benar
Ini tahap yang sering disepelekan, padahal juga sangat menentukan kerenyahan gorengan. Gunakan cooling rack dan susun gorengan dalam posisi berdiri. Jangan ditumpuk horizontal, karena ini akan membuat uap panas terjebak di bawah, sehingga bagian bawah menjadi lembap dan cepat melempem.
Demikian tips membuat membuat gorengan renyah, langsung dipraktekkan yah, biar gorengannya lebih tahan lama. Tips ini juga bisa Anda gunakan untuk jualan biar pelanggan makin puas dan selalu repeat order.

0 Komentar