Pernah dengar empanada? Ternyata, inilah makanan yang menginspirasi panada, roti goreng isi khas Manado. Dari segi bentuk, empanada dan panada juga mirip, yaitu sama-sama dipilin pinggirannya. Yuk simak artikel ini untuk mengenal empanada dengan lebih dekat!

Apa Itu Empanada?

Empanada adalah pastry atau kue isi yang berasal dari semenanjung Iberia (Spanyol dan Portugal). Kue ini dibuat dengan cara melipat adonan yang sudah diberi isian dan memilin pinggirannya, kemudian digoreng atau dipanggang.

Nama empanada berasal dari bahasa Spanyol, yaitu empanar, yang secara harfiah berarti “membungkus” atau “menyelimuti” roti.

Di Galicia, tempat asalnya, empanada dibuat dalam ukuran besar seperti pai, lalu dipotong-potong sebelum disajikan. Isiannya sering berupa tuna, sarden, daging babi, atau chorizo, lengkap dengan saus tomat, bawang, dan bawang putih.

Sejarah dan Penyebaran Empanada

Sejarah empanada dipercaya sudah ada sejak abad pertengahan, pada masa pengaruh Moor di Spanyol. Banyak sejarawan kuliner meyakini bahwa empanada terinspirasi dari samosa khas Arab. 

Catatan tertulis tentang empanada pertama kali muncul dalam buku masak Catalan berjudul Libre del Coch (1520) karya Ruperto de Nola, yang menyebut empanada berisi seafood.

Pada era kolonial, bangsa Spanyol dan Portugis membawa empanada ke Amerika Latin, Filipina, hingga Indonesia. Dari sinilah kemudian muncul berbagai adaptasi lokal, termasuk panada yang kini akrab di lidah kita.

Variasi Empanada di Berbagai Negara

Menariknya, hampir setiap negara memiliki versi empanada sendiri, seperti:

  • Argentina: Empanada sangat populer dan sering disajikan di pesta atau festival. Isiannya bisa berupa ayam, daging sapi cincang atau dipotong dadu, telur rebus, zaitun, bahkan kismis. Untuk cara memasaknya, ada yang dipanggang dan ada pula yang digoreng.
  • El Salvador: Empanada justru sering menjadi makanan penutup. Empanada di negara ini terbuat dari pisang raja yang diisi krim manis atau kacang merah, lalu digoreng dan disajikan hangat dengan taburan gula.
  • Filipina: Empanada Filipina biasanya berisi daging sapi atau ayam, kentang, bawang, dan kismis. Adonannya cenderung sedikit manis, tersedia versi panggang maupun goreng.
  • Maladewa: Empanada di sini dikenal sebagai patty, berisi tuna pedas, bawang bombay, kentang, dan cabai khas Maladewa.
  • Ghana dan Haiti: Di Ghana, variasi empanada dikenal sebagai meat pie, sedangkan di Haiti disebut pate. Isinya daging sapi, ikan, atau ayam dengan bumbu rempah.
  • Indonesia: Di Sulawesi Utara, empanada beradaptasi menjadi panada. Bedanya, panada menggunakan adonan roti goreng dengan tekstur empuk, berisi ikan tuna pedas yang khas.

Rekomendasi Tepung Terigu yang Ideal untuk Panada dan Empanada

Meskipun bentuknya mirip panada, empanada punya rasa dan isian yang beda. Ini bisa jadi ide bisnis yang tidak biasa, atau jadi tambahan varian baru untuk jualan Anda.

Untuk Anda yang punya usaha kue dan roti, dan membutuhkan tepung terigu berkualitas, produk PT Manunggal Perkasa adalah pilihan tepat. Salah satu produk unggulan kami untuk roti dan pastry adalah Kantil. Dengan kandungan protein hingga 13,5%, tepung Kantil dapat menghasilkan struktur adonan yang kokoh dan mengembang maksimal. Hasil panada atau roti yang dihasilkan pun empuk, lembut, dan berserat, sempurna untuk jualan.