Kebab sering dianggap makanan cepat saji yang praktis dan mengenyangkan. Karena statusnya sebagai fast food, wajar jika Anda bertanya-tanya, apakah kebab sehat untuk dikonsumsi? Jawabannya, ya, kebab bisa menjadi pilihan yang relatif sehat, terutama jika dibandingkan dengan makanan lain yang digoreng. Tentu saja, semua kembali pada bahan yang digunakan, cara memasak, dan cara penyajiannya. 

Apakah Kebab Sehat?

Menurut Healthyfood, kebab merupakan salah satu pilihan makanan cepat saji yang lebih sehat karena umumnya dipanggang, bukan digoreng. Metode memasak ini membantu mengurangi penggunaan minyak tambahan, sehingga kandungan lemaknya lebih rendah.

Selain itu, kebab umumnya disajikan bersama roti dan sayuran segar. Kombinasi ini membuat kebab tidak hanya mengenyangkan, tapi juga lebih seimbang dari sisi nutrisi. Roti merupakan sumber karbohidrat, sementara daging menyediakan protein dan lemak sehat.

Selain itu, kebab juga mengandung berbagai mikronutrien penting seperti vitamin B12, zat besi, dan seng. Nutrisi ini dibutuhkan tubuh dalam jumlah kecil, tapi berperan besar dalam pembentukan sel darah, metabolisme energi, dan daya tahan tubuh.

Apa yang Membuat Kebab Jadi Makanan Sehat?

Mari kita bahas komponen kebab dan mengapa itu dianggap sehat:

Daging: Sumber protein

Inti dari kebab adalah dagingnya yang empuk, dimarinasi dengan bumbu, dan dipanggang hingga sempurna. Baik itu ayam, domba, atau sapi, semua jenis daging ini merupakan sumber protein yang sangat baik. Beberapa manfaat protein adalah membangun dan memperbaiki otot, mendukung sistem kekebalan tubuh, dan membuat Anda merasa kenyang lebih lama.

Sayuran: Sumber vitamin dan serat

Kebab bukanlah makanan full daging. Hidangan ini sering disajikan bersama dengan sayuran segar seperti selada, tomat, mentimun, dan bawang. Sayuran mengandung kalori yang rendah, tetapi kaya akan serat, vitamin, dan antioksidan. Kandungan ini membantu menjaga kesehatan pencernaan dan memberikan rasa segar yang menyeimbangkan rasa gurih dari daging

Lemak dari Daging dan Saus

Tidak bisa dipungkiri, kebab tetap mengandung lemak. Jumlahnya sangat bervariasi tergantung jenis daging dan kualitas bahan baku. Misalnya, daging domba cincang umumnya lebih berlemak dibanding potongan daging utuh.

Selain itu, saus yang digunakan dalam kebab juga mengandung lemak. Tapi, pelengkap yang satu ini bisa diakali, dengan menggunakan jenis saus atau olesan yang lebih sehat. Contohnya adalah saus, hummus dan minyak zaitun.

Rekomendasi Tepung Terigu Berkualitas dan Halal untuk Usaha Kuliner

Intinya kebab bukan sekadar makanan cepat saji, tapi hidangan yang bisa bernilai gizi seimbang, karena mengandung protein, karbohidrat, lemak sehat dan vitamin. Menariknya, penyajian yang praktis membuatnya disukai banyak orang, yang menjadikannya salah satu ide bisnis menjanjikan di Indonesia.

Bagi Anda yang bergerak di bisnis kuliner atau bakery dan mencari tepung terigu berkualitas dan halal, PT Manunggal Perkasa dapat memenuhi kebutuhan Anda. Kami menyediakan berbagai jenis tepung terigu, mulai dari protein rendah, sedang, dan tinggi. Semuanya tersedia dalam kemasan 25 kg, dengan harga yang lebih terjangkau.