
Cake adalah jenis kue manis yang terbuat dari campuran tepung terigu, gula, telur dan lemak, kemudian dipanggang. Penganan ini disukai banyak orang karena teksturnya lembut, rasanya manis, dan aromanya menggoda. Tapi, pernah tidak sih Anda membuat cake tapi hasilnya malah keras dan terasa seret di mulut? Nah, biar tidak kejadian lagi, yuk simak tips bikin cake yang moist berikut ini!
1. Gunakan Tepung Terigu Protein Rendah atau Sedang
Pemilihan tepung terigu adalah hal penting yang memengaruhi hasil akhir cake. Jenis tepung yang paling cocok untuk cake adalah tepung protein rendah dan tepung protein sedang.
Tepung protein rendah memiliki kadar protein 7%–9%. Tepung ini mampu menyerap air dan lemak dengan lebih baik. Hasilnya, tekstur cake menjadi sangat halus, fine crumb, empuk, dan tidak seret.
Sementara itu, tepung protein sedang, atau yang biasa kita sebut tepung serbaguna cocok untuk cake yang memiliki struktur lebih berat. Contohnya adalah brownies, muffin, atau fruit cake yang yang mengandung banyak isian seperti kacang dan buah kering.
2. Ganti Susu dengan Buttermilk
Mengganti susu cair dengan buttermilk adalah salah satu trik paling efektif untuk membuat cake naik level. Kenapa buttermilk? Karena kandungan asamnya membantu memecah gluten, sehingga cake tidak kenyal atau alot. Ini juga bisa menjaga kelembapan kue lebih lama. Dari segi rasa, buttermilk menawarkan sentuhan rasa segar, yang yang menyeimbangkan rasa manis.
Namun, ada catatan penting. Karena buttermilk lebih asam dan kental, bahan ini wajib diimbangi dengan baking soda.
3. Tambahkan Minyak Sayur
Mentega memang juara soal rasa, tapi bahan ini akan memadat saat dingin. Inilah yang membuat cake sering terasa keras atau seret setelah masuk kulkas.
Untuk mengimbanginya, gunakan minyak sayur atau minyak canola. Bahan ini akan tetap cair meski suhu dingin. Selain itu, minyak akan melapisi tepung dengan lebih merata, sehingga cake terasa moist lebih lama, bahkan setelah disimpan beberapa hari.

4. Jangan Overmix Adonan
Ini adalah kesalahan klasik yang sering tidak disadari. Padahal, mixing adonan terlalu lama bisa memicu pembentukan gluten. Gluten yang terlalu banyak akan membuat cake keras, padat, dan kering seperti roti.
Solusinya, begitu tepung masuk ke adonan basah, sebaiknya hentikan mixer lalu aduk dengan menggunakan spatula hingga tercampur rata. Tapi, kalau ingin tetap pakai mixer, gunakan kecepatan paling rendah saja.
5. Tambahkan Sour Cream atau Yogurt
Ini adalah salah satu rahasia dapur yang sering dipakai baker. Sour cream atau yogurt berfungsi memberi kelembapan pada adonan tanpa membuatnya terlalu encer. Selain itu, kandungan asamnya mengontrol pembentukan gluten, membuat remah cake lebih halus dan empuk.
6. Jangan Overbake
Cake yang terlalu lama dipanggang pasti akan kehilangan kelembapannya. Tips amannya, panggang cake dengan suhu lebih rendah, sekitar 150–165°C. Untuk cupcake, Anda bisa mulai di suhu lebih tinggi lalu menurunkan suhunya setelah adonan mengembang
Rekomendasi Tepung Terigu untuk Hasilkan Cake Standar Jualan
Membuat cake yang moist dan tidak seret bukan soal satu trik saja, melainkan kombinasi dari pemilihan bahan yang tepat dan teknik yang benar. Dari jenis tepung, penggunaan lemak, hingga cara memanggang, semuanya saling berkaitan.
Untuk hasil maksimal, tentunya harus menggunakan bahan berkualitas. PT Manunggal Perkasa menghadirkan tepung terigu yang dirancang khusus untuk kebutuhan baking. Salah satu pilihan yang direkomendasikan untuk cake adalah tepung Melati, yang membantu menghasilkan tekstur cake yang halus, moist, dan mudah diolah.