Donat identik dengan bentuk bulat disertai lubang di tengah dan dilapisi gula atau meses. Tapi, di berbagai belahan dunia, donat hadir dengan bentuk, tekstur, dan rasa yang sangat beragam. Ada yang tanpa lubang, ada yang diisi krim, bahkan ada yang lebih mirip roti daripada kue. Yuk, kita bahas jenis-jenis donat dari berbagai negara. Siapa tahu, bisa jadi inspirasi untuk jualan.

Amerika Serikat: Classic Glazed & Boston Cream Donut 

Amerika dikenal sebagai negara yang mempopulerkan donat modern. Classic glazed donut adalah versi paling ikonik. Bentuknya bulat, berlubang di tengah, dengan lapisan gula yang mengkilap dan manis. 

Sementara itu, Boston Cream tampil tanpa lubang dan diisi krim lembut di dalamnya, lalu diberi ganache cokelat di atasnya. Perpaduan manis dan creamy-nya sangat bikin ketagihan.

Indonesia: Donat Kentang

Dari tanah air sendiri, kita punya donat kentang. Sesuai namanya, adonan donat ini diberikan tambahan kentang kukus. Hasilnya, donat jadi lebih empuk, lembut, dan tidak keras meski sudah dingin. Donat kentang sangat fleksibel untuk berbagai topping, mulai dari gula halus, meses, keju, hingga aneka glaze. Tak heran jika jenis donat ini disukai banyak orang.

Italia: Bomboloni

Bomboloni adalah donat tanpa lubang yang sangat empuk. Ciri khasnya terletak pada isiannya yang beragam, seperti krim, cokelat, atau selai buah. Isian ini biasanya disuntikkan dari samping atau atas setelah bomboloni selesai digoreng. Bagian luarnya kemudian ditaburi gula halus. 

Jepang: Mochi Donut & Anpan

Dari Jepang, ada dua jenis donat yang populer, yaitu mochi donut dan Anpan. Mochi donut cukup unik karena menggunakan tepung ketan atau tapioka sehingga teksturnya sangat kenyal. Bentuknya juga unik, menyerupai bunga yang terdiri dari rangkaian delapan bulatan kecil. Sementara itu, anpan adalah roti manis berisi pasta kacang merah. Meski lebih mirip roti, anpan sering dianggap donat karena sama-sama digoreng dan rasanya manis.

Spanyol: Churros

Berbeda dari donat pada umumnya, churros berbentuk panjang dan bergerigi. Teksturnya garing di luar dan lembut di dalam. Untuk penyajiannya, churros ditaburi gula dan dinikmati dengan cocolan cokelat kental.

Prancis: Beignet

Beignet juga memiliki bentuk yang beda, yaitu kotak atau persegi panjang. Jenis donat ini digoreng hingga mengembang seperti bantal, kemudian disajikan dengan taburan gula halus yang sangat tebal.

Jerman: Berliner

Berliner mirip dengan Bomboloni, yaitu berbentuk bulat tanpa lubang. Bagian dalamnya diisi selai, biasanya stroberi atau plum. Bagian luarnya diberikan taburan gula halus. Di Jerman, Berliner sering disajikan saat perayaan Tahun Baru atau musim karnaval.

Austria : Krapfen

Sekilas mirip Berliner dan Bomboloni, krapfen adalah donat khas Austria yang lembut dan diisi selai aprikot atau cream. Ini juga biasa diberi topping gula halus. Di Jerman dan Austria, Krapfen adalah hidangan wajib selama musim karnaval.

Rekomendasi Tepung Terigu untuk Usaha Donat

Menarik yah, ternyata jenis-jenis donat cukup beragam. Jika Anda sedang mencari ide bisnis atau ingin menambah varian donat yang sudah ada, Anda bisa mempertimbangkan jenis dona yang kami sebutkan di atas.

Oh ya, jangan lupa, untuk menghasilkan donat yang lembut dan punya white ring yang cantik, diperlukan tepung terigu berkualitas. Salah satu rekomendasi terbaik adalah tepung terigu Aster dari PT Manunggal perkasa. Selain untuk donat, tepung ini juga cocok untuk membuat roti manis, roti tawar, dan aneka roti lainnya.