
Bisnis kue rumahan merupakan salah satu peluang usaha yang menarik karena dapat dimulai dari skala kecil dengan memanfaatkan peralatan yang sudah tersedia di rumah. Apalagi jika Anda memang punya hobi baking atau bikin kue. Namun, sebelum memulai, Anda tentu bertanya-tanya, berapa modal usaha untuk bisnis kue rumahan?
Modal ini harus mencakup bahan baku, peralatan, kemasan, pemasaran, dan biaya operasional lainnya. Sebagai gambaran, berikut rincian estimasi modal usaha untuk bisnis kue rumahan
Perkiraan Modal Awal Bisnis Kue Rumahan
Besarnya modal usaha kue rumahan sebenarnya bergantung pada jenis kue yang dijual, kapasitas produksi, serta peralatan yang sudah dimiliki. Jika Anda sudah punya peralatan seperti oven dan mixer, modal yang dibutuhkan akan lebih rendah.
Untuk usaha skala kecil, modal usaha bisnis kue rumahan umumnya berada di kisaran Rp600.000 hingga di atas Rp2.000.000. Dana tersebut dapat digunakan untuk membeli peralatan, bahan baku, kemasan, serta kebutuhan promosi.

Rincian Modal Usaha untuk Bisnis Kue Rumahan
1. Modal untuk Membeli Peralatan
Membeli peralatan adalah pengeluaran satu kali di awal. Beberapa peralatan yang biasanya dibutuhkan adalah mixer, oven, timbangan digital, loyang, spatula, whisk, wadah adonan, cooling rack, dan perlengkapan dekorasi.
Jika baru memulai, tidak semua peralatan harus dibeli sekaligus. Prioritaskan yang benar-benar diperlukan saja.
Selain itu, Anda bisa memanfaatkan peralatan dapur yang sudah dimiliki, misalnya memakai hand mixer dulu tanpa harus beli standing mixer. Selanjutnya, mulai lakukan pembelian alat secara bertahap setelah penjualan mulai stabil.
Rincian modal untuk peralatan:
- Oven Listrik / Gas Skala Rumahan: Rp400.000 – Rp1.200.000
- Mixer: Rp250.000 – Rp700.000
- Timbangan Digital & Thermometer Dapur: Rp50.000 – Rp100.000
- Loyang, Spatula Silikon, & Cooling Rack: Rp150.000 – Rp300.000
- Wadah Adonan & Scraper: Rp50.000 – Rp100.000.
2. Modal Bahan Baku
Anggaran untuk bahan baku merupakan modal yang akan terus berputar selama bisnis berjalan. Untuk tahap awal, cukup membeli bahan untuk stok beberapa kali produksi.
Rincian modal untuk bahan baku:
- Tepung terigu: Rp100.000
- Gula pasir: Rp40.000
- Telur: Rp50.000
- Margarin/mentega: Rp40.000
- Susu bubuk: Rp60.000
- Bahan pengembang dan perasa: Rp10.000
- Topping: Rp50.000
3. Biaya Kemasan
Untuk bisnis kue rumahan, kemasan dapat berupa kotak kue, plastik food grade, stiker logo, dan label informasi produk. Pilih desain yang sederhana, rapi, dan sesuai dengan karakter produk.
Rincian modal untuk kemasan:
- Kotak kue: Rp75.000-Rp150.000
- Plastik food grade: Rp25.000-Rp50.000
- Stiker/logo produk: Rp10.000-Rp50.000
- Selotip dan perlengkapan pendukung: Rp10.000–Rp25.000
4. Biaya Promosi & Penjualan
Bisnis kue rumahan umumnya tidak membutuhkan biaya promosi yang besar. Anda dapat memanfaatkan media sosial untuk memperkenalkan produk secara organik melalui foto produk, video proses pembuatan, testimoni pelanggan, dan informasi promo.
Jika ingin menggunakan iklan berbayar, tentukan anggaran sejak awal. Jangan sampai biaya promosi terlalu besar dibandingkan keuntungan yang diperoleh dari penjualan.
Estimasi biaya promosi & penjualan:
- Kuota internet untuk buat konten dan balas pesan: Rp100.000
- BBM untuk pengantaran: Rp30.000 – Rp100.000
- Iklan Digital Bertarget: Rp100.000 – Rp150.000
5. Biaya Utilitas
Untuk membuat kue, Ada tentu membutuhkan gas untuk memasak, listrik untuk menjalankan mixer atau oven, serta air bersih untuk mencuci peralatan.
Meskipun semuanya sudah tersedia di rumah, namun produksi kue setiap hari akan membuat tagihan Anda meningkat.
Estimasi biaya utilitas adalah sekitar Rp100.000 – Rp150.000.
6. Biaya Sewa Tempat & Etalase
Untuk pemula, Anda bisa menghemat biaya ini dengan sistem pre-order (PO) atau dengan berjualan di teras rumah.
Namun, jika Anda memiliki modal lebih, bisa mempertimbangkan untuk menyewa lapak di luar. Estimasi biayanya berkisar Rp300.000 – Rp1.000.000.

Estimasi Total Modal Awal Usaha Kue Rumahan
Berdasarkan komponen di atas, mari kita bandingkan dua opsi kebutuhan modal usaha untuk bisnis kue rumahan:
| Kebutuhan Modal | Versi Low Budget | Beli Peralatan Baru & Sewa Booth |
| Peralatan Utama | Rp0 | Rp900,000 |
| Bahan Baku | Rp350,000 | Rp300,000 |
| Kemasan | Rp120,000 | Rp120,000 |
| Biaya Promosi | Rp130,000 | Rp230,000 |
| Biaya Utilitas | Rp100,000 | Rp100,000 |
| Sewa tempat & etalase | Rp0 | Rp300,000 |
| Total Estimasi Modal | Rp700,000 | Rp1,950,000 |
Modal usaha untuk bisnis kue rumahan tidak sebesar yang dibayangkan. Jadi, Anda tidak harus mengumpulkan modal puluhan juta rupiah untuk memulai. Dengan kisaran dana Rp600.000 hingga Rp2.000.000, usaha dari dapur sendiri sudah bisa dijalankan.
Tapi, selain menghitung modal usaha untuk bisnis kuliner, perhatikan pula kualitas dan konsistensi bahan. Menggunakan bahan berkualitas dapat membantu mempertahankan rasa dan konsistensi produk, serta membangun pelanggan tetap.
Untuk penggunaan tepung terigu, percayakan kebutuhan Anda pada PT Manunggal Perkasa. Produk kami diproses dari biji gandum pilihan dengan beragam pilihan kadar protein. Jadi Anda bisa menyesuaikan dengan kebutuhan, baik untuk kue yang butuh tekstur renyah, mengembang, atau yang lembut.